Sepertinya rencana saya untuk membeli laptop tahun ini, harus saya tunda sekali lagi. Dana yang terkumpul tersebut sekarang mesti saya alokasikan untuk mendukung proyek pembuatan kamar mandi dan toilet baru serta perbaikan kamar mandi yang sekarang di rumah. Selain itu, rencananya kami ingin membuat tempat baru lebih luas untuk mesin cuci serta areal menjemur.
Areal itu akan berlokasi di sebelah selatan halaman belakang yang merupakan kandang ayam dan bebek milik Bapak. So, proyek baru ini, mengharuskan Bapak untuk mengungsikan semua ternaknya tersebut ke kampong halaman. Sebagian lagi akan dipergunakan sebagai support untuk sarana banten Galungan, Nyepi dan Kuningan.
Kamar mandi yang sekarang lantainya sudah sangat licin dan keramik/ ubinnya harus segera diganti. Jadi, saya setuju sekali rencana ini segera terrealisasikan.
Kemarin Ibu menegaskan demikian, saat mengetahui bahwa pekerja bangunan yang akan memperbaiki rumah paman, rencananya akan mulai bekerja seminggu lagi. Dengan begini saya dan Ibu benar – benar harus memikirkan dana dan keperluannya segera mungkin.
Kamar mandi dan toilet baru ini, sengaja disiapkan mengingat kami berempat anggota keluarga ini, selalu antri tiap pagi dan berebutan. Kami telah merencakan proyek ini sekitar 2 bulan sebelumnya. Selain itu mengingat kalau sebentar lagi adik sepupu saya akan rencananya ikut tinggal untuk melanjutkan kuliah di Denpasar. Tetapi sepertinya adanya kamar mandi ini, akan menambah kerjaan baru lagi, mesti membersihkan kamar mandi bersama – sama.
Jika dipikir – pikir lagi tahun ini, saya masih bisa tetap membantu keluarga. Tetapi keinginan saya, supaya bisa lebih banyak lagi. Saya tidak ingin Ibu dan Bapak mesti meminjam atau bahkan menarik tabungan di bank. Jika uang yang ada saat ini cukup, tentu tabungan lainnya bisa untuk keperluan lain.
Sebenarnya besar harapan saya supaya tahun ini saya benar – benar punya pekerjaan yang lebih baik dan bisa mendukung keuangan keluarga. Sudah sepantasnya saya dan adik sekarang lebih banyak membantu, karena sedari dulu kedua orang tua saya yang membiayai kami. Jadi ibaratnya, jika dulu orang tua giat menanam benih sekaranglah mereka menuai hasilnya, mereka sekarang tinggal memetik buahnya saja, dari saya dan adik. Saya merasa puas dan lega bisa sedikit meringankan beban orang tua hingga saat ini.
No comments:
Post a Comment